log.gif (13574 bytes)
  Indeks  | Daftar Berita | Sapa Kami Pengelola

22/08/00
Berebut Duit Mahasiswa Baru

Meski tinggal tiga minggu lagi, persiapan acara penyambutan mahasiswa baru masih kurang. Dana operasional pun masih 'diperebutkan' antara tiga pihak. Tampaknya, sulit dicapai kesepakatan di antara mereka.

Ketiga pihak berkepentingan terhadap dana kegiatan penyambutan mahasiswa baru itu adalah panitia Inisiasi Kampus (IK 2000), Pelaksana penyambutan mahasiswa baru di masing-masing fakultas dan Panitia Gelanggang Expo. 
Tiap mahasiswa baru membayar 25 ribu rupiah untuk acara penyambutan. Dana inilah yang 'diperebutkan' oleh ketiga pihak itu. Pembahasan masalah ini berlangsung sejak Senin (14/08), dan belum ada tanda-tanda kesepakatan.. 

Berbagai Alasan
Setiap pihak merasa mempunyai rasionalisasinya sendiri. Panitia fakultas, misalnya, merasa karena alokasi waktu yang lama, maka wajar jika mereka membutuhkan dana yang lebih banyak. Teguh, salah satu Panitia SOSPOL KOEMPOEL 2000, menyatakan bahwa kebutuhan fakultas memang lebih banyak. "Karena acaranya lebih lama, peralatan yang dibutuhkan lebih banyak. Apalagi kami sepakat untuk tidak narik biaya apapun kepada mahasiswa baru." 
Sugi Siswiyanti, Mahasiswi Filsafat, beberapa waktu yang lalu juga berkeluh kesah tentang hal yang sama. "Kebutuhan universitas sih bisa disiasati dengan subsidi silang antara pos satu dengan pos lainnya. Tapi di filsafat mahasiswanya kan sedikit. Jadi sulit, karena nominalnya juga sedikit." 
Sementara Panitia universitas beralasan bahwa jumlah mahasiswa yang banyak membuat biaya Inisiasi Kampus menjadi besar. "Operasional dan koordinasi sulit. Jadi butuh peralatan yang banyak," kata Yanti, bendahara IK 2000 dari Fakultas Peternakan.

Alasan yang cukup unik dikemukakan pihak panitia Gelanggang Expo. Panitia Gelanggang Expo menyatakan, penyambutan mahasiswa baru tahun 2000 ini bertepatan dengan moment 25 tahun gelanggang, sehingga panitia berinisiatif membuat acara yang lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun kemarin, saat pertama kali Gelanggang Expo diadakan memang ada dana tersendiri untuk Gelanggang Expo. pertama, Fakultas mendapat Rp 13.500,00, Gelanggang Expo Rp 1.400,00 dan IK Rp 9.100,00 dari setiap pungutan maba. Versi yang kedua, Fakultas mendapat Rp 11.200,00 Gelanggang Expo Rp 4.000,00 dan Universitas Rp 9.200,00. “Terserah rektorat, akan menentukan yang mana,” ujar Hanafi, Ketua Panitia SOSPOL KOEMPOEL 2000.

Keputusan itu, sebenarnya masih menyisakan masalah. Lia, salah seorang panitia fakultas mengkhawatirkan masalah akses. 'Siapapun tahu kalau panitia IK dekat dengan rektorat, karena mereka bagian dari EKTI. Lia menyesalkan mengapa tidak ada yang mau mengalah dari tiga pihak tersebut. Harusnya diambil jalan tengah yang menguntungkan semua pihak. "Kita inginnya juga win-win solution, tapi ternyata jalannya buntu, " keluh Yanti.

(Alia)